Rabu, 10 Oktober 2012

Selama ini sering menjadi panitia manten untuk putra-putri teman atau tetangga. Namun tidak pernah terbayangkan bahwa semua itu sebgitu rumitnya, hingga tiba saatnya saya mempersiapkan pernikahan putriku sendiri. Yang membuat pengalamanku spesial, mungkin karena putriku, Felicita Agustia Eka Putri, adalah putri tunggal kami, yang sangat perfectionist. Dan, suamiku, Antonius Wasito, bekerja jauh di suatu hutan di Sumatra Selatan, yang tidak selalu bisa dihubungi, dan baru pulang nengok rumah setiap 8 minggu. Jadi, saya harus menyiapkan segala sesuatunya sendiri, lalu mengirimkan draft2 infonya kepada beliau, via email. Beliau akan mengeceknya kalau pas dapat signal. Ceritanya bersambung, yaaaa....